Cara Merawat Anak Bila Demam

CARA MERAWAT ANAK BILA DEMAM

Kebanyakan demam tidak berbahaya dan mudah sembuh. Meski demikian, orang tua gampang khawatir ketika anak mulai rewel dan tak nyaman.

Suhu tubuh meningkat
Demam adalah gejala yang biasa terjadi pada anak, 20-40% anak mengalami kenaikan suhu tubuh setiap tahunnya. Suhu tubuh normal adalah kurang lebih 37°C. Bila temperature anak Anda lebih tinggi dari 37.5°C atau 38°C saat diukur melalui dubur, maka kemungkinan mereka mengalami demam.

Demam adalah cara tubuh untuk melawan infeksi, yang dapat diartikan sebagai pertanda baik. Kebanyakan demam terjadi saat daya kekebalan tubuh anak sedang melawan infeksi, seperti flu, batuk, atau infeksi telinga. Saat infeksi menyerang, sistem kekebalan tubuh secara otomatis mengeluarkan zat kimia pelawan infeksi melalui darah. Zat kimia ini juga mempengaruhi suhu tubuh yang terletak pada otak dan disebut hypothalamus.

Walaupun memiliki sisi positif, tetapi demam dapat menyebabkan anak rewel dan gelisah.

Cara Merawat Anak Bila Demam

Mengukur suhu tubuh
Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengetahui apakah anak terkena demam:

  • Mulut: Masukan termometer di bawah lidah. Katupkan mulut, kemudian baca suhu yang tertera.
  • Dubur: Masukan termometer melalui dubur, kemudian baca suhu yang tertera.
  • Ketiak: Letakan termometer di bawah ketiak, kepit lengan pada badan, kemudian baca suhu yang tertera.
  • Telinga: Masukan termometer digital pada telinga, kemudian baca suhu yang tertera.

Pastikan Anda selalu membaca petunjuk pemakaian pada termometer. Beberapa jenis termometer yang dapat Anda gunakan:

  • Digital: Termometer jenis ini memberikan hasil yang cepat dan akurat. Dapat digunakan di mulut, ketiak, maupun dubur.
  • Telinga: Jenis termometer digital ini khusus diperuntukkan bagi telinga. Termometer jenis ini lebih mahal dari jenis lainnya. 
  • Tempel: Termometer jenis ini digunakan pada dahi anak, yang kemudian menunjukkan suhu permukaan kulit, bukan suhu tubuh. Jenis termometer ini dianggap kurang akurat. 
  • Kaca: Ada 2 jenis termometer kaca; yang berisi cairan alkohol berwarna dan yang berisi air raksa. Termometer kaca air raksa tidak direkomendasikan sebab air raksa merupakan zat yang berbahaya. 

Menurunkan suhu tubuh
Jika anak Anda terkena demam tanpa gejala tambahan, tak perlu melakukan hal lain kecuali memberikan minuman (jangan minuman yang mengandung karbonasi) sebanyak mungkin demi menjaga tingkat cairan tubuh tetap tinggi. Untuk bayi yang masih minum ASI, maka berikan ASI sebanyak mungkin.

Jika anak-anak rewel dan tidak nyaman, Anda dapat memberikan pereda rasa sakit seperti parasetamol atau ibuprofen. dua Obat ini terbukti dapat menurunkan demam, bahkan demam tinggi sekalipun.

Hal lain yang dapat membantu anak:

  • Kurangi pakaian untuk membantu anak lebih dingin dan nyaman.
  • Jaga suhu ruangan dengan mematikan penghangat ruangan atau membuka jendela. Jangan membuat ruangan terlalu dingin.
  • Seka tubuh dengan air hangat. Ini dapat menurunkan demam beberapa derajat dalam waktu singkat. Posisikan anak untuk duduk, seka seluruh tubuh menggunakan lap atau spons dengan air yang hangat.

Kapan perlu ke dokter
Pada kebanyakan anak, demam adalah kondisi yang biasa terjadi. Tetapi ada beberapa kasus yang mungkin memerlukan bantuan dokter. Untuk informasi lebih lanjut tentang kapan perlu ke dokter saat anak demam dapat ditemukan pada artikel selanjutnya.
Previous
This is the oldest page
Thanks for your comment